Kabar Saudi

Apa yang ada di dalam bangunan Ka’bah di Mekkah yang dikitari Umat Islam selama Haji dan Umrah?

Dalam ukuran yang tidak melebihi 180 meter persegi, Ka’bah berisi tiga tiang kayu yang menahan langit-langit Ka’bah.

Kayu yang digunakan adalah salah satu jenis kayu yang paling kuat dan diletakkan oleh Sahabat Nabi Abdullah bin Zubair.

Pilar dan fondasi struktural yang menahan bangunan pada tempatnya. Selain itu tidak ada apa-apa. Tidak ada berhala atau dewa tersembunyi (dulu mengandung 360 berhala sebelum Islam).

Lantai Ka’bah terbuat dari marmer. Sebagian besar marmer berwarna putih sedangkan beberapa di antaranya berwarna. Pemisah bagian dalam Ka’bah terbuat dari marmer berwarna-warni dan dihias. Bagian dalam Ka’bah ditutupi dengan warna sutra kemerahan yang memiliki tulisan bersulam putih yang menampilkan beberapa Asma’ul Husna (God’s name).

Di dalam Ka’bah terdapat delapan buah batu yang berhiaskan kaligrafi Arab dengan Aksara Thuluth dan satu batu berhias kaligrafi Arab dengan Aksara Kufic. Kata-kata di batu terbuat dari potongan marmer berwarna-warni yang berharga. Ini ditulis setelah abad ke-6 H.

Ini adalah pojok dimana Rukun Yamani nampak di bagian luarnya

Kaligrafi di dinding marmer ini menunjukkan lokasi Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wasallam Sholat dan berdo’a ketika Beliau memasuki Ka’bah.

Tanda di lantai ini menunjukkan tempat dimana Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wasallam diperkirakan telah Sholat.

Ada lentera-lentera yang tergantung di antara dua pilar di tengah Ka’bah.

Ini adalah pintu yang menuju ke Rooftop (naik ke atap Ka’bah)

Ada berbagai plakat untuk mengenang para penguasa yang merenovasinya.

Yang ini ada tulisan berikut:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam dan semoga kedamaian dan berkah Allah atas utusan yang paling mulia, pemimpin kita Muhammad dan atas keluarganya dan atas semua sahabatnya. Renovasi tangga Ka’bah yang diberkahi dilakukan atas instruksi dari Yang Mulia, penjaga dua tempat suci yang mulia, Raja Khaled bin Abdul Aziz Aal Sau’d di bulan Rabi’ Al Awwal 1397 H. Semoga Allah menerima amal salehnya Amiin.”

Dan ini adalah sebuah meja dimana Bukhoor (wewangian) ditempatkan.

Semoga kita semua selalu diberikan kemudahan untuk dipanggil kembali beribadah ke Baitullah Ka’bah di Makkah untuk ibadah Haji dan Umroh, aamiin


References : Ilmfeed

DSA

DSA

CHANNEL DSA adalah channel khusus berbagi info Career, Experience, Professional Examination, Job Vacancy, Tips & Trik Aman Bekerja di Timur Tengah | www.devisaudia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!