Pentingnya Memahami “Job Order” dalam Persiapan Bekerja di Arab Saudi

Job Order (JO) atau Demand Letter (DL) singkatnya bisa disebut dengan Surat Permohonan atau Penawaran Kerja, yaitu surat resmi yang diajukan oleh pemberi kerja ditujukan kepada agency / PT di Indonesia yang dipercaya sebagai recruiter untuk melaksanakan rekrutment. Secara legal, surat ini harus berisi 10 item (rincian dijelaskan dibawah) dan sebelum dikirim ke Indonesia, dokumen tersebut harus di submit ke KBRI Riyadh atau KJRI Jeddah untuk stamp persetujuan dari Atase Tenaga Kerja (Atnaker) atau Minister Consellor. Oleh karena itu, bagi para calon PMI, memahami Job Order sangat penting dalam persiapan bekerja di Arab Saudi

Sebelum diajukan ke KBRI, dokumen tersebut harus ada stamp dan tanda tangan dari Kementerian Luar Negeri Saudi (Ministry of Foreign Affairs / MoFA) dan Kantor Dagang Saudi (Chambers of Commerce)

Mengapa Job Order / Demand Letter itu Penting?

Sahabat DSA harus paham bahwa lembaga PJTKI manapun tidak bisa memproses selama JO / DL itu tidak ada. Alih-alih karena tidak ada permintaan tenaga kerja yang masuk ke Indonesia, biasanya mereka (PJTKI : PT / Agency) menawarkan berbagai pelatihan untuk mengikat kandidatnya masuk. Dari sini, berbagai program di desain sedemikian rupa sampai dengan adanya permintaan rekrutmen dari Arab Saudi.

Pada dasarnya, ini tidak mengapa selama PT menjelaskan kondisi di awal dan kandidat PMI siap serta menerima dengan risikonya. Jadi, nanti ketika ada penarikan biaya guna syarat mengikuti pelatihan dan lain-lain itu di atas kesadaran dan kesepakatan masing-masing pihak. Namun, faktanya PT / Agency tidak demikian. Mereka banyak yang tidak memberikan informasi yang jelas dan transparan, sehingga banyak calon PMI / TKI dirugikan; baik waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit.

Maka, mengetahui proses birokrasi perekrutan seperti adalah sangat penting serta wajib yang harus dipahami oleh siapapun dan dimanapun Anda sebagai calon Pejuang Devisa di Luar Negeri. Selama, PT/Agency tidak bisa menunjukkan JO yang jelas, maka ada 2 kemungkinan :
1) PT tersebut tidak mendapatkan permintaan Tenaga Kerja dari Arab Saudi atau
2) Status PT tersebut DISKORSING atau DICABUT oleh Kedutaan Besar Indonesia karena berbagai hal (Masalah).

Baca juga :  Program SISKOTKLN & PAP telah dibuka kembali

Dengan ini kami menyimpulkan bahwa :

JOB ORDER / DEMAND LETTER adalah dokumen pertama yang harus diklarifikasi kejelasannya ketika ada pihak yang memberikan info lowongan kerja di Luar Negeri, khususnya dari PT/Agency di Indonesia. Selama mereka tidak bisa menunjukkan itu, artinya mereka membuka Lowongan Kerja Fiktif.

DSA

Salah satu langkah aman dalam rangka memastikan status PT yang digunakan :
1. Konfirmasi ke BP2MI
2. Konfirmasi ke Kedutaan Besar Indonesia
3. Bertanya pada para senior yang saat berada di Arab Saudi atau orang yang pernah bekerja di Arab Saudi
Point terakhir ini adalah dasar mengapa komunitas DSA ini hadir, untuk membantu memberikan informasi yang valid dan jelas ke semua sahabat DSA yang mungkin saat ini sedang berjuang menunggu ditengah ketidakpastian.

Contoh Job Order (Page 1)
Contoh Job Order (Page 2)

Rincian 10 item tersebut adalah:

  1. Period of Contract (Lama kontrak)
  2. Work hours : Jumlah jam kerja dalam sehari dan jumlah hari kerja dalam seminggu
  3. Air Ticket : Tiket pesawat
  4. Accomodation : Akomodasi (tempat tinggal)
  5. Transportation
  6. Medical / Health Insurance
  7. Vacation : Jumlah cuti dalam setahun
  8. Food Allowance : Uang makan
  9. Overtime as per Saudi Labor Law
  10. Syarat dan ketentuan lainnya berdasarkan UU Saudi Labor Law

Selain 10 item di atas juga harus disebutkan Nama PT/Agency yang ditunjuk serta status pekerjaan, diantaranya:
a. Montly Salary : Gaji bulanan
b. Number of workers : Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
c. Category : Kategori / jenis keahlian calon pekerja. Contoh : Dentist, General Nurse, Physiotherapy, Radiographer dan lainnya.

Bekerja di Arab Saudi bukanlah proses yang singkat, begitupun sama seperti proses ketika ingin apply bekerja di negara lainnya. Tetap korektif dan selektif memilih dan memilah informasi agar semua proses berjalan lancar serta aman hingga kembali lagi ke tanah air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DSA NEWS UPDATE!Subcribe untuk informasi terbaru

Update informasi Anda bersama Devisa Saudi Arabia (DSA)