Kabar Saudi

Arab Saudi dan Taksi Terbang

Arab Saudi berinisiasi memberikan bantuan pendanaan kepada perusahaan asal Jerman dalam pembuatan Taxi Terbang (Flying Taxi). Perusahaan yang bernama Lilum tersebut akan mengembangkan project kendaraan ini berbasis tenaga listrik.

Lilum adalah salah satu perusahaan Jerman yang menciptakan mobilitas udara yang berkelanjutan dan berkecepatan tinggi menggunakan teknik kendaraan listrik. Lilium Jet telah memiliki sertifikasi dari Agensi Keselamatan Penerbangan Eropa (European Aviation Safety Agency) CRI-A01.

Perusahaan ini juga sedang dalam proses sertifikasi dari Administrasi Penerbangan Federal Amerika (US Federal Aviation Administration). Perusahaan Lilum Electric Vehicle akan membuat tipe pesawat terbang atau taxi terbang dimana menggunakan sistem elektronik kelistrikan ketika take off (Lepas landas) dan Landing (Mendarat). Ia akan terbang di udara selayaknya pesawat terbang pada umumnya

Benefit utama dari jenis kendaraan ini adalah penumpang mampu berpindah dari satu kota ke kota lainnya dengan mudah dan lebih menyingkat waktu tanpa melalui kondisi antri, macet dan high traffic. Taksi terbang ini akan mampu terbang sejauh 250 km dalam satu wilayah.

Kendaraan ini akan didesain dengan 7 kursi dan diperkirakan kecepatannya akan mencapai 170 mil per jam. Ia akan mampu terbang dengan range jarak antara 155 – 250 km sekali jalan.

Richar Atius sebagai CEO of investment dari project ini telah mempublikasikan (Open IPO) kepada para investor untuk turut berinvestasi di project ini. Menurutnya, investasi ini bertujuan untuk mendorong jenis project dan investasi yang sama yang memiliki dampak positif bagi kehidupan manusia di masa depan.


Reference :
Urdu News (2021) اُڑنے والی ٹیکسیوں کے لیے سعودی عرب کی فنڈنگ Retrieved from Urdu News

DSA

DSA

CHANNEL DSA adalah channel khusus berbagi info Career, Experience, Professional Examination, Job Vacancy, Tips & Trik Aman Bekerja di Timur Tengah | www.devisaudia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!