Saudi tidak Approved Vaksin Sinopharm dan Sinovac


Jubir Kemenkes Arab Saudi Mohammed Abdel Ali mengatakan bahwa Saudi tidak approved untuk vaksin Sinopharm dan Sinovac. Pernyataan ini menyangkal rumor yang beredar di dunia maya.

Bagaimanapun, baik warga saudi maupun ekspatriat yang menerima vaksin dari Cina harus disuntik booster dengan salah satu vaksin yang di approved oleh Kerajaan Arab Saudi.

Awal bulan ini (Agustus 2021), Portal e-Visa Arab Saudi melaporkan bahwa Kerajaan hanya akan mengizinkan traveller yang diimunisasi vaksin Sinopharm dan Sinovac boleh masuk ke Arab Saudi jika mereka disuntik booster dari 4 jenis vaksin yang diapproved di Arab Saudi yaitu : Pfizer-BioNTech, Moderna, AstraZeneca-Oxford dan Jhonson & Jhonson.

Jubir juga mendorong masyarakat untuk vaksin dan mengatakan bahwa kasus aktif baru yang paling banyak terjadi adalah pada mereka yang belum vaksin.

Sumber : KSAEXPATS

Baca juga :  Arab Saudi Inisiasi Ibadah Haji Secara Virtual di Metaverse?

3 thoughts on “Saudi tidak Approved Vaksin Sinopharm dan Sinovac

  • September 16, 2021 at 11:49 pm
    Permalink

    Mas tolong di share tentang proses pap di indonesia.info kapan pap bisa di buka oleh pemerintah kita.

    Reply
    • September 16, 2021 at 11:51 pm
      Permalink

      Tolong di share info tentang proses pap di Indonesia dan kapan pemerintah mulai membuka proses.

      Reply
      • September 18, 2021 at 5:31 am
        Permalink

        Hallo Mba Eliya Agustina
        Kabar terbaru terkait PAP akan segera dibuka, namun belum belum ada kepastian tanggalnya. InsyaAllah akan kami kabari dan publish segera

        Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DSA NEWS UPDATE!Subcribe untuk informasi terbaru

Update informasi Anda bersama Devisa Saudi Arabia (DSA)