Back to Indonesia

Catat! List yang Perlu Anda Siapkan sebelum Pulang ke Indonesia

Bagi Sahabat DSA yang baru pertama kali akan pulang ke Indonesia baik cuti maupun resign, tentu memerlukan informasi penting, akurat dan terupdate. Kebijakan kerajaan Arab Saudi dan pemerintah Indonesia yang serba fluktuatif, membuat kita harus 24/7 siap siaga mengupdate informasi, minimal mengenai hal-hal prosedur perjalanan pulang ke Indonesia atau bahkan sampai ke Saudi lagi bagi mereka yang cuti.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda catat dalam agenda perjalanan dari Saudi ke Indonesia :

1. Hasil Swab Test COVID19 (PCR) Negatif

Ini sudah menjadi pengetahuan khalayak umum bahwa siapapun dan hampir di negara manapun hasil PCR Test Negatif menjadi syarat mutlak perjalanan, baik domestik maupun mancanegara. Hasil ini berlaku 72 jam terhitung sejak sertifikat vaksin elektronik dikeluarkan oleh otoritas kesehatan atau lembaga-lembaga laboratorium yang berlisensi. So, pastikan lakukan test PCR dalam jangka waktu 72 jam atau maksimal 2 hari sebelum tanggal dan waktu keberangkatan.

Contoh Hasil PCR Test Negatif

2. Sertifikat Vaksin & Tawakkalna

Aplikasi Tawakkalna adalah platform segala sumber informasi COVID19 di Arab Saudi yang dkembangkan dari sebelumnya hanya sebagai kontrol peraturan curfew sejak dimulainya lockdown di Arab Saudi, saat ini sudah berkembang untuk platform pendidikan dan lainnya. Pastikan status Anda di dalam aplikasi tersebut tidak bermasalah dan berstatus immuned (telah komplit 2 dosis). Saat ini hanya mereka yang telah lengkap 2 dosis yang diizinkan bepergian ke luar dan ke saudi. Anda bisa menunjukkan sertifikat vaksinasi / Health Passport via aplikasi atau pdf yang sudah di download.

Status di Tawakkalna : Immune

Sertifikat Vaksin / Health Pasport via App Tawakkalna

Sertifikat Vaksin / Health Pasport (PDF)

3. EHAC & Peduli Lindungi

Hampir sama dengan poin no 2 di atas, Electronic Health Alert Card (eHAC) adalah aplikasi karantina yang diluncurkan oleh Kemenkes RI dimana tujuan awalnya adalah untuk mengontrol karantina bagi masyarakat. Namun saat ini kartu elektronik yang lebih familiar disebut eHAC ini telah dimerger dan menjadi bagian dari aplikasi Peduli Lindungi dimana ini adalah platform sumber informasi COVID19 yang dimiliki pemerintah Indonesia.

eHAC

App Peduli Lindungi

Baru-baru ini, pemerintah Indonesia mewajibkan siapapun yang masuk ke Indonesia untuk memverifikasi status vaksin mereka melalui aplikasi Peduli Lindungi, sehingga saat tiba di Indonesia mereka terdata dan masuk sistem informasi Kemenkes RI. Selengkapnya baca DISINI

4. ID Card RS/Company, Kontrak Kerja atau License

Berdasarlam pengalaman sejawat bahwa beberapa hal ini juga ditanyakan sebagain konfirmasi bahwa kita adalah satu diantara 3 kategori yang boleh bepergian ke luar saudi yaitu Tenaga Kesehatan, Diplomat dan Warga Saudi. Pada poin ini Anda bisa memenuhi salah satu dari ketiganya; ini adalah opsional. Jika Anda adalah tenaga kesehatan atau diplomat. Bisa dengan menunjukkan ID Card, Kontrak kerja ataupaun license tenaga profesional yang diakui di Saudi

Contoh ID Card

5. Tiket

Pastikan Anda booking tiket jauh-jauh hari, karena harga yang selalu tinggi mendekati hari keberangkatan. Data tiket juga diperlukan untuk input data di eHAC international di aplikasi Peduli Lindungi.

6. Paspor

Bagi yang paspornya akan expire kurang dari 6 bulan, disarankan untuk renew terlebih dahulu sebelum pulang, karena jika nanti ada hal-hal tertunda keberangaktannya dari Indonesia masa cuti tidak habis untuk mengurus perpanjang paspor.

Contoh Tampilan Status Paspor setelah di Update di Tawakkalna

Bagi yang baru merenew paspor, jangan lupa untuk mengupdate status paspor baru di Absher, karena nantinya akan terpaut ke aplikasi turunan lainnya seperti Tawakkalna, Eatmarna, Annat dan lainnya. Informasikan kepada owner / employer bahwa Anda telah renew paspor dan mintalah employer Anda segera datang ke Kantor Jawazat (Imigrasi) untuk mengupdate paspor Anda.

7. Iqama

Bisa dikatakan IQAMA adalah KTP di Indonesia. Selama bekerja dan beraktifitas apapun di luar ruangan atau fasilitas umum, Iqama adalah mutlak harus dibawa. Semua aplikasi termasuk membali kartu SIM telekomunikasi wajib menggunakan Iqama. Status residence permit ini juga beragam, ada yang per tahun, per 2 tahun dan 5 tahun, kembali ke status company sebagai pemegangnya. Untuk keperluan travel ke Indonesia, pastikan Iqama Anda tidak expired atau mendekati expired beberapa bulan sampai dengan bisa kembali lagi ke Saudi

Sampel Iqama

8. Bawa banyak Bolpen

Bagian ini sebenarnya tidak terlalu urgent, namun penting untuk disiapkan. Karena di Airport atau selama masa karantina nanti akan ada banyak dokumen prosedural yang perlu ditandatangani dan itu akan sangat mengganggu kenyamana apabila kita tidak siap bolpen sendiri apalagi harus antri menunggu lama karena bolpen.

Semua daftar di atas sebagian adalah dari pengalaman pribadi rekan-rekan sejawat. Bisa jadi pada saat Sahabat DSA membaca informasi ini sudah ada perubahan yang baru. Stay aware and safe. Semoga selamat sampai tujuan.

Ns. Satya Putra Lencana BSN, RN
Latest posts by Ns. Satya Putra Lencana BSN, RN (see all)

Ns. Satya Putra Lencana BSN, RN

Occupational Health Nursing (OHN) at Larsen & Toubro (LNT) Saudi Arabia Lcc | CEO & MD of Devisaudia.com | Indonesian Migrant Worker Task Force under Labor Attache of Indonesian Embassy, Riyadh, Saudi Arabia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!