Opini

Sebab Mengapa CV Tertolak untuk Melamar Kerja di Saudi

Dalam konteks ini saya ingin membahas beberapa kesalahan menyusun CV untuk melamar kerja di luar negeri, khususnya untuk negara tujuan timur tengah / negara-negara teluk semenanjung arabia (Arab Saudi, Oman, Kuwait, Qatar, UAE, Bahrain, dll)

 1. Bahasa Penulisan yang Gado-Gado

Iya, kebanyakan CV yang masuk ada yang berhasa inggris, ada juga yang bahasa indonesia. Jadi, pihak recruiter pun merasa bingung.

Contoh kecil saja :

PENDIDIKAN :

  • Senior High School SMA N 1 Piyungan, Bantul, Yogyakarta
  • Senior High School 1 Piyungan, Bantul, Yogyakarta

ALAMAT:

  • Address : Kalianda, Lampung Selatan, Prov Lampung, Indonesia
  • Address : Kalianda, South Lampung, Province of Lampung, Indonesia

KODE POS:

  • Code post : 35492
  • Postal code : 35492

STATUS PERNIKAHAN:

  • Status : Single
  • Marital status : Single

(dan masih banyak lagi lainnya.)

 2. GAP Pekerjaan Terakhir Lebih dari 6 Bulan

Kondisi sekarang ini, tuntutan memiliki Saudi License semakin tinggi. Tenakes darimanapun didesak harus qualified sesuai standar Ministry of Health (MoH) dibuktikan dengan adanya license melalui ujian PROMETRIC

Namun, untuk mempersiapkan itu, butuh proses panjang. Jika di awal sudah salah langkah, maka berikutnya sulit untuk diperbaiki.

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah gap (jarak) waktu yang lebih dari 6 bulan terhitung resign dari pekerjaan yang lama sampai dengan bekerja di tempat yang baru. Karenanya, data dokumen akan dipertanyakan dan otomatis tertolak oleh Data Flow Group atau Quadrabay Company yang dalam hal ini adalah pihak ketiga sebagai verifikator keabsahan dokumen. Kesalahan ini adalah yang paling fatal.

Maka, solusinya adalah persiapkan dokumen surat pengalaman kerja (Certificate of Employment / COE) sejak sebelum resign, sehingga saat mendaftar, jarak waktunya masih dekat – sebulan atau 2 bulan yang lalu- sehingga nanti saat tiba di negara tujuan (Arab Saudi) masih ada waktu 4 bulan untuk pendaftaran Data Flow tadi dan bisa segera mendaftar ujian Prometric.

 3. Pengalaman Kerja Tidak Ada atau Kurang dari 1 Tahun

Pada dasarnya, semua perusahaan/RS /Klinik di Arab Saudi membutuhkan tenaga kerja yang benar-benar berpengalaman dibuktikan dengan COE. Disamping itu juga, merujuk ke Promeric Examination Guideline bahwa syarat bisa mengikuti ujian adalah minimal memiliki pengalaman kerja 1 tahun.

Syarat ini kembali ke company, ada yang butuh 1 tahun atau 2 tahun, setiap institusi berbeda aturan.

Jangan pernah sekali-kali memalsukan COE karena akan terdeteksi oleh Lembaga Verifikator dan Anda berisiko tak bisa ujian bahkan terancam dideportasi 

 4. Foto yang Terlalu Formal & Kaku

Ini merupakan fenomena baru. Tak dipungkiri, akhir-akhir ini banyak company yang juga sangat selektif memilih kandidat calon pegawainya, terutama untuk mereka yang akan ditempatkan di Departemen Dermatology, Kosmetik & Kecantikan, dan departemen lain secara umum.

Maka, cantumkanlah foto yang rileks dan nampak elegan, yang orang melihat langsung seolah kandidat meyakinkan penuh percaya diri. Tidak perlu berseragam profesi dsb. Cantumkan foto terbaikmu dan letakkan pada 2 bagian penting di CV.

Pertama, di bagian sekitar Personal Identity. Kedua, di bagian akhir CV (Paling bawah).

 5. Belum Ada Pasport

Ini juga termasuk fenomena baru dimana saat ini recruiter benar-benar mencari calon kandidat yang siap terbang dalam waktu dekat juga mempertimbangkan proses lamanya pembuatan passport akhir-akhir ini begitu sulit dan butuh waktu cukup lama.

Jadi, jika ada yang menyalahkan recruiter bahwa jika tidak jadi berangkat maka minta denda ganti rugi atas pengurusan passport itu tidaklah benar. Ini mutlak untuk kepentingan personal kandidat yang pada dasarnya jika tidak jadi berangkatpun, bisa digunakan untuk lowongan kerja berikutnya atau bahkan untuk kepentingan lain seperti kuliah, kunjungan wisata dll ke luar negeri.

Maka, persiapkanlah pasport sedini mungkin sebelum adanya info lowongan kerja, sehingga ketika ada info, kandidat sudah siap dengan beberapa dokumen dasar.

6. Desain CV yang Terlalu Muluk-Muluk

Sebetulnya, desain CV itu ada manfaatnya, yaitu untuk menimbulkan kesan menarik saat dibaca pertama kali oleh recruiter. Tapi, jangan sampai mengabaikan kelengkapan isinya, juga usahakan desain yang mudah dipahami orang lain.

Jikapun soal desain ini tak bisa, cukup tulis secara urutan dan rapih di Ms. Word atau PDF. Desain itu bukan prioritas.

 7. Sertakan CV-mu sekaligus Beserta Dokumen Pendukung Lainnya menjadi satu FILE (Dimerger)

Ini penting untuk melihat sejauh mana kelengkapan berkasmu dan menilai kesiapanmu. Dokumen yang perlu disertakan setelah CV adalah :

  1. Ijazah terakhir
  2. Transkrip Nilai Akademik
  3. Surat Pengalaman Kerja / COE
  4. Pasport
  5. License / STR
  6. Foto Kasual (Rileks & Elegan)

Selebihnya seperti Surat Izin Orang Tua, dll adalah dokumen internal yang hanya dibutuhkan di dalam negeri. Bukan untuk disubmit ke Luar Negeri.

Okeh, sekian dulu, semoga membantu.

Ns. Satya Putra Lencana BSN, RN
Latest posts by Ns. Satya Putra Lencana BSN, RN (see all)

Ns. Satya Putra Lencana BSN, RN

Occupational Health Nursing (OHN) at Larsen & Toubro (LNT) Saudi Arabia Lcc | CEO & MD of Devisaudia.com | Indonesian Migrant Worker Task Force under Labor Attache of Indonesian Embassy, Riyadh, Saudi Arabia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!